info@poltekkaltara.ac.id +628125406278 Jl. P. Lumpuran, Kampung 1 Skip, Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kalimantan Utara
Informasi Publik

Berita

Kumpulan artikel dan informasi terbaru Politeknik Kaltara yang disajikan lebih rapi, nyaman dibaca, dan mudah dijelajahi.

Makan Anggur Merah Turunkan Kadar Kolesterol Jahat
01 Sep 2022 IT Poltek

- Anggur merah merupakan salah satu buah yang jadi favorit banyak orang berkat rasanya yang manis. Tak hanya itu, khasiatnya pun disebut-sebut dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Ya, kolesterol dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius seperti stroke dan serangan jantung, jika kadar kolesterol “jahat” di dalam darah terlalu tinggi. Biasanya kondisi ini muncul akibat kurangnya olahraga atau pola makan yang buruk atau pun faktor keturunan.

Anggur merah atasi masalah kolesterol jahat

Untungnya, mengonsumsi makanan seperti anggur merah dapat membantu menurunkan kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL) berkat kandungan serat larut di dalamnya. Serat larut dapat menunda atau mengurangi beberapa penyerapan nutrisi ke dalam darah, termasuk kolesterol. Hal itu juga telah dibuktikan melalui sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Food and Function. Studi itu menemukan, orang dengan kadar kolesterol tinggi yang memakan tiga cangkir anggur merah per hari selama delapan minggu, memiliki total kolesterol yang lebih rendah. Bahkan, LDL dalam darahnya pun menurun. Untuk mendapatkan hasil tersebut, tim peneliti dari Bushehr University of Medical Sciences, di Iran membagi 64 responden dengan kolesterol tinggi ke dalam tiga kelompok.Lalu, responden dalam kelompok ketiga tidak melakukan apapun. Setelah itu ditemukan, kapasitas antioksidan di kelompok yang memakan anggur, baik merah maupun putih, meningkat secara signifikan. Berbeda dengan kelompok ketiga. Dari sana ditemukan, total kolesterol dan kolesterol LDL pun ditemukan menurun dalam kelompok yang mengonsumsi anggur merah. Namun, tidak ada perubahan signifikan dalam fasting blood glucose (glukosa darah puasa), triasilgliserol atau kolesterol lipoprotein densitas tinggi dari ketiga kelompok itu. Studi tersebut pun menyimpulkan, anggur merah memiliki efek anti-oksidatif dan hipolipidemik yang lebih kuat dibandingkan dengan anggur putih pada orang dewasa dengan hiperlipidemia (kolesterol tinggi).


“Oleh karena itu, buah anggur merah dapat menjadi pilihan yang sangat baik." "Sebab, tidak hanya mencegah gangguan metabolisme terkait stres oksidatif. tetapi juga penyakit kardiovaskular terkait kolesterol, terutama pada orang dewasa yang hiperlipidemia,” tulis tim peneliti. Kadar kolesterol dalam darah dapat diketahui dengan melakukan pengujian darah.(Kompas/haerul)


Apakah Pendarahan Otak Harus Dioperasi?
30 Agu 2022

Apakah Pendarahan Otak Harus Dioperasi?

- Pendarahan otak adalah masalah kesehatan yang berbahaya dan dapat mengancam keselamatan penderitanya. Ketika ada orang terdekat terkena penyakit ini, salah satu...

Apakah Pendarahan Otak Harus Dioperasi?
30 Agu 2022 IT Poltek

- Pendarahan otak adalah masalah kesehatan yang berbahaya dan dapat mengancam keselamatan penderitanya. Ketika ada orang terdekat terkena penyakit ini, salah satu kekhawatiran terbesar adalah apakah pendarahan otak harus dioperasi agar penderita bisa sembuh?

Kekhawatiran ini biasanya terkait risiko operasi atau proses pemulihan yang butuh waktu panjang setelah operasi. 

Apakah pendarahan otak harus dioperasi?

Dilansir dari Cleveland Clinic, tidak semua kasus pendarahan otak harus dioperasi. Keputusan dokter untuk merekomendasikan operasi atau tidak sangat tergantung tingkat keparahan pendarahan otak, lokasi pendarahan otak, penyebab, sampai kondisi kesehatan penderita secara keseluruhan. Dokter biasanya menyarankan penderita segara menjalani operasi pendarahan otak apabila:


>Pendarahan memerlukan dekompresi atau tindakan medis untuk mengurangi tekanan dan mengurai pembekuan darah pada otak

>Terdapat aneurisma di otak (pembuluh darah yang melebar atau menonjol karena dinding pembuluh melemah) rentan pecah

>Terdapat pembuluh darah abnormal penghubung vena dan arteri yang rentan pecah

Jenis operasi pendarahan otak ini ada beragam. Dilansir dari AuroraHealthCare, terdapat opsi operasi besar dengan membuka rongga tengkorak atau kraniatomi. Tapi, ada juga operasi yang dilakukan dengan membuat saluran kecil di bagian otak terdampak.


Cara menyembuhkan pendarahan otak tanpa operasi Selain operasi, dokter terkadang juga merekomendasikan beberapa pilihan perawatan medis agar pendarahan otak bisa sembuh, di antaranya:

>Menguras darah atau cairan yang mengelilingi otak. Dengan begitu, darah yang menggenang di sekitar otak tidak merusak sel-sel organ vital ini

>Terapi obat untuk mengatasi gejala penyakit. Di antaranya obat tekanan darah, obat kejang, dan obat sakit kepala

>Pemasangan kateter atau selang yang dimasukkan melalui pembuluh darah ke bagian otak yang terdampak

>Terapi fisik, okupasi, dan wicara untuk mengembalikan fungsi otak yang rusak setelah terkena pendarahan otak


Setelah menyimak apakah pendarahan otak harus dioperasi agar penderita bisa sembuh di atas, perlu diingat bahwa setiap pendarahan otak adalah kondisi darurat yang membutuhkan penanganan medis tepat dan cepat. Jangan sampai terlambat, segera bawa penderita yang merasakan gejala pendarahan otak ke rumah sakit atau pusat layanan kesehatan terdekat. Dengan begitu, dokter bisa segera membantu pemulihan agar optimal. (Kompas/haerul)


3 Cara Mengatasi Gigi Sensitif Secara Alami
30 Agu 2022

3 Cara Mengatasi Gigi Sensitif Secara Alami

- Rasa ngilu yang terjadi setelah mengonsumsi makanan yang manis, panas, atau dingin bisa menjadi tanda gigi sensitif. Ketika Anda mengalami gigi sensitif, maka...

3 Cara Mengatasi Gigi Sensitif Secara Alami
30 Agu 2022 IT Poltek

- Rasa ngilu yang terjadi setelah mengonsumsi makanan yang manis, panas, atau dingin bisa menjadi tanda gigi sensitif. Ketika Anda mengalami gigi sensitif, maka kegiatan yang semula Anda sukai, seperti makan contohnya, tidak akan menyenangkan lagi. Menurut Mayo Clinic, ada beberapa penyebab gigi sensitif yang mungkin Anda rasakan, namun penyebab utamanya adalah karena rusaknya lapisan gigi terluar yang disebut dengan enamel. Ketika lapisan terluar ini rusak, maka bagian di bawahnya akan terbuka atau bahkan membuat akar gigi terlihat sehingga membuat sensitivitas gigi meningkat.Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gigi sensitif adalah mengunjungi dokter gigi. Tetapi, ada juga beberapa cara mengatasi gigi sensitif secara alami yang bisa Anda coba di rumah berikut ini.

1. Minyak kelapa atau minyak wijen

        Salah satu cara untuk mengatasi gigi sensitif adalah dengan berkumur menggunakan minyak kelapa atau minyak wijen. Melansir Medical News Today, cara ini sudah digunakan sejak lama di India sebagai salah satu pengobatan tradisional. Cara ini juga sudah diteliti oleh beberapa ahli dan salah satunya adalah penelitian dari India di dalam Indian Journal of Dental Research pada tahun 2009. Penelitian ini melibatkan 20 laki-laki dewasa yang mengalami gingivitis, atau radang gusi, akibat plak yang juga menjadi penyebab gigi sensitif.

10 partisipan di dalam penelitian tersebut kemudian diminta untuk berkumur menggunakan cara ini dan 10 lainnya menggunakan obat kumur. Hasilnya, 10 orang yang berkumur menggunakan minyak kelapa atau minyak wijen menunjukkan pengurangan indeks plak serta gejala gingivitis atau radang gusi yang dialami. Selain bermanfaat untuk gigi sensitif, cara ini cukup mudah untuk dilakukan karena Anda hanya perlu berkumur menggunakan minyak kelapa atau minyak wijen dalam beberapa menit.


2. Bawang putih

         Bawang putih sudah dipercaya sebagai salah satu obat tradisional untuk berbagai penyakit, termasuk sakit gigi. Menurut penelitian yang dimuat dalam Journal of Medicinal Food pada tahun 2011, mengunyah bawang bisa memproduksi senyawa yang dinamakan allicin. Senyawa ini bisa membunuh bakteri-bakteri jahat di dalam mulut yang mengakibatkan penyakit gigi, termasuk bakteri Streptococcus mutans. Melansir Medical News Today, penumpukan bakteri S. mutans pada gigi dan gusi akan membuat kerusakan gigi yang juga akan memperparah sensitivitas gigi. Dengan membunuh bakteri ini, maka gigi sensitif tidak akan bertambah parah.

3. Air garam

        Berkumur dengan menggunakan air garam juga bisa membunuh bakteri jahat di dalam mulut dan akan meningkatkan kesehatan mulut. Melansir Healthline, garam sendiri merupakan antiseptik yang paling efektif dan berguna untuk mengurangi peradangan. Penelitian dari India yang terbit dalam Journal of Indian Society of Pedodontics and Preventive Dentistry juga menemukan bahwa berkumur dengan menggunakan air garam bisa mengurangi plak gigi. Cara mengatasi gigi sensitif secara alami yang satu ini juga cukup mudah. Anda hanya perlu berkumur menggunakan campuran setengah sendok teh garam dengan 250 ml air setiap dua kali sehari untuk mengurangi gejala gigi sensitif. (Kompas/haerul)


6 Jenis Penyakit Otak dan Gejalanya
29 Agu 2022

6 Jenis Penyakit Otak dan Gejalanya

Fungsi otak sangatlah penting, tetapi ada banyak jenis penyakit yang dapat mengganggu perannya. Mengutip Cleveland Clinic, semua emosi, sensasi, aspirasi, dan...

6 Jenis Penyakit Otak dan Gejalanya
29 Agu 2022 IT Poltek

Fungsi otak sangatlah penting, tetapi ada banyak jenis penyakit yang dapat mengganggu perannya.

Mengutip Cleveland Clinic, semua emosi, sensasi, aspirasi, dan segala sesuatu yang membuat Anda unik sebagai individu berasal dari otak.

Fungsi otak sebagai sistem saraf pusat, bekerja melakukan hal berikut:

>Menerima, memproses, dan menafsirkan informasi sensorik dari penglihatan, penciuman, suara, sentuhan, dan rasa sakit dan suhu dari seluruh tubuh Anda serta input otonom (tidak disengaja) dari organ Anda lainnya.

>Membentuk pemikiran dan mengambil keputusan

>Menyimpan ingatan dan emosi

>Mengontrol gerakan,keseimbangan, dan koordinasi tubuh

>Memberikan persepsi berbagai sensasi termasuk rasa sakit

>Mengatur tekanan darah,pernapasan,detik jantung,idurdan kontrol suhu tubuh

>Mengatur fungsi organ lainnya

>Mengatur kemampuan bicaara dan bahasa

>Melepas hormon sebagai respons dari kondisi sekitar tubuh Anda.


Fungsi otak tersebut akan terganggu, ketika Anda memiliki beberapa jenis penyakit berikut

>Infeksi

>Cedera

>Kejang

>Tumor

>Serebrovaskular

>Neurodegenerati

>Autoimun


1. Infeksi

Mengutip Cleveland Clinic, jenis penyakit otak karena infeksi terjadi ketika berbagai jenis kuman menyerang otak Anda atau lapisan pelindungnya. Mengutip Verywell Health, infeksi otak mengacu pada infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, atau parasit yang memengaruhi otak, sumsum tulang belakang, atau daerah sekitarnya. Jenis penyakit otak karena infeksi sifatnya serius dan dapat mengancam jiwa. Gejala penyakit infeksi otak akan tergantung pada area otak yang telah terinfeksi serta tingkat keparahan infeksi.

Gejala untuk setiap jenis infeksi otak sebagai berikut:

>Meningitis: demam mendadak, sakit kepala parah, leher kaku, fotofobia, dan mual muntah

>Ensefalitis: sakit kepala, perubahan perilaku, halusinasi, perubahan tingkat kesadaran

>Mielitis: kelemahan pada lengan dan kaki, nyeri tembak, mati rasa dan kesemutan, disfungsi usus dan kandung kemih

>Abses: demam tinggi, sakit kepala hebat, perubahan perilaku, dan mual muntah.


2. Cedera otak

Mengutip Cleveland Clinic, jenis penyakit otak karena trauma Mengutip Healthline, gejala penyakit cedera otak bisa muncul segera setelah peristiwa traumatis atau beberapa jam hingga hari kemudian. Gejala penyakit otak karena cedera ini tergantung pada jenis dan tingkat keparahan cedera.

>Secara umum, gejala cedera otak bisa meliputi:

>Sakit kepala

>Mual atau muntah

>Merasa kebingungan atau disorientasi

>Pusing Merasa lelah atau mengantuk

>Kesulitan berbicara

Tidur lebih atau kurang dari biasanya

Pelebaran salah satu atau kedua pupil

Kejang

Masalah sensorik, seperti penglihatan kabur atau telinga berdenging

Kesulitan mengingat hal-hal atau kesulitan berkonsentrasi

Perubahan suasana hati yang ekstrem atau perilaku yang tidak biasa.

Mengutip WebMD, penyakit otak yang disebabkan oleh cedera ini, contohnya:

>Gegar otak

>Cedera otak traumatis


3. Tumor

Mengutip Cleveland Clinic, penyakit tumor otak dapat terbentuk langsung di jaringan organnya dan bisa juga di bagian tubuh lainnya, seperti paru-paru, payudara, dan usus besar.

Tumor otak yang terbentuk di jaringan organ otak langsung bisa bersifat jinak, jika tumbuh perlahan dan tidak menyerang jaringan otak di sekitarnya.

Mengutip Healthline, gejala tumor otak tergantung pada ukuran, lokasi, dan jenisnya.

Namun, gejala umum tumor otak bisa meliputi:

>Sakit kepala Mual atau muntah

>Hilangnya koordinasi motorik, seperti kesulitan berjalan

>Mudah mengantuk

>Perasaan lemah

>Perubahan nafsu makan

>Kejang Ada masalah dengan penglihatan, pendengaran, atau ucapan Anda

>Kesulitan berkonsentrasi

>Perubahan suasana hati yang ekstrem atau perubahan perilaku.

Mengutip WebMD, penyakit otak yang terjadi karena adanya tumor bisa meliputi:

>Tumor otak

>Glioblastoma

>Hidrosefalus

>Pseudotumor cerebri


4. Serebrovaskular

Mengutip Healthline, penyakit serebrovaskular adalah sekelompok kondisi penyakit yang meengaruhi aliran darah melalui otak. Perubahan aliran darah ini terkadang dapat mengganggu fungsi otak baik secara sementara atau permanen. Ketika aliran darah berubah tiba-tiba, itu disebut sebagai kecelakaan serebrovaskular (CVA).

Gejala umum penyakit otak ini bisa meliputi:

>Sakit kepala parah

>Kehilangan penglihatan

>Kesulitan berbicara

>Ketidakmampuan untuk bergerak atau merasakan bagian tubuh

>Wajah terkulai

>Koma

Jenis penyakit otak karena serebrovaskular, contohnya:

>Stroke

>Serangan iskemik transien (TIA)

>Aneurisma

>Demensia vaskular

>Perdarahan subarachnoid atau subarachnoid hemorrhage (SAH).

5. Neurodegeneratif

Mengutip Cleveland Clinic, jenis penyakit otak karena neurodegeneratif sering kali disebabkan oleh akumulasi protein abnormal di otak Anda.

Mengutip Healthline, jenis penyakit otak ini menyebabkan kerusakan jaringan saraf yang gejalanya memburuk seiring berjalannya waktu.

Gejala penyakit otak neurodegeneratif secara umum meliputi:

>Kehilangan ingatan atau kelupaan

>Perubahan suasana hati, kepribadian, atau perilaku

>Melemahnya koordinasi motorik, seperti kesulitan berjalan atau tetap seimbang

>Kesulitan berbicara, seperti slurring atau ragu-ragu berbicara


6. Autoimun

Mengutip Cleveland Clinic, jenis penyakit otak karena autoimun terjadi ketika pertahanan tubuh Anda menyerang bagian dari otak Anda. Sistem imun salah mengira sel otak itu sebagai zat asing yang akan menyerbu. Gejala umum penyakit otak autoimun yang menyerang sistem saraf bisa meliputi:

>Pusing

>Sakit kepala

>Kecemasan dan depresi

>Linglung dan sulit berpikir

>Penglihatan kabur

>Insomnia

>Masalah memori

>Migrain

>Pusing

>Mati rasa dan kesemutan.

Mengutip WebMD, contoh penyakit otak jenis ini yang umum terjadi adalah:

>Multiplesclerosis

>Vaskulitis (Kompas/haerul)


Mengandung Banyak Nutrisi, Temulawak juga Berkhasiat Melawan Kanker
29 Agu 2022 IT Poltek

- Curcuma zanthorrhiza atau yang dikenal sebagai temulawak telah dimanfaatkan secara luas di Indonesia sebagai tanaman obat dan nutrisi sejak dahulu kala.

Rimpang tanaman ini merupakan bahan penting dalam jamu dan obat tradisional lainnya untuk mengobati beberapa penyakit seperti gangguan lambung, penyakit liver, sembelit, radang sendi, demam pada anak, wasir, keputihan, hingga rematik. Sampai saat ini, lebih dari 40 senyawa aktif, termasuk terpenoid, kurkuminoid, dan senyawa fenolik lainnya sudah diidentifikasi ada di dalam temulawak. Beberapa uji farmakologi juga melaporkan bahwa temulawak memiliki sifat antioksidan, antimikroba, antiinflamasi, antidiabetes, antitumor, dan antikanker yang secara signifikan dapat melawan sel-sel kanker di dalam tubuh.

Temulawak mengandung antioksidan Seperti yang kita ketahui, antioksidan dapat membantu mencegah maupun melawan pertumbuhan sel-sel kanker. Menurut penelitian berjudul Free Radicals, Antioxidants, and Nutrition yang diterbitkan dalam jurnal Nutrition tahun 2002, metabolisme aerobik dalam tubuh manusia dapat menghasilkan radikal bebas dan spesies reaktif lainnya. Reaksi radikal bebas inilah yang kemudian menyebabkan penyakit degeneratif yang berbahaya termasuk gangguan mata degeneratif, pikun, asma, diabetes, aterosklerosis, kanker, dan penyakit radang sendi. Dengan adanya senyawa antioksidan, tubuh kita mendapatkan aksi sinergis dalam membasmi radikal bebas dengan cara menghambat reaksi oksidasi. Beberapa penelitian melaporkan potensi aktivitas antioksidan alami dari ekstrak temulawak dapat mencegah penyakit-penyakit berbahaya tersebut, salah satunya kanker.

Sifat antikanker dan antitumor pada temulawak Menurut sebuah uji pertama dari beberapa senyawa (atlantone, curcumene, ar-turmerone, dan xanthorrhizol) dari ekstrak rimpang temulawak, ditemukan bahwa ketiga senyawa menunjukkan aktivitas antitumor yang signifikan.

Potensi antimetastatik dan antitumor temulawak selanjutnya dinilai secara in vivo dengan menggunakan spesimen metastasis paru tikus dan uji perkembangan sel tumor. Hasilnya, temulawak dapat menekan induksi bintik-bintik tumor di jaringan paru-paru dan perkembangan massa tumor intra-abdominal. Penelitian tersebut semakin diperkuat oleh analisis molekuler yang menunjukkan bahwa temulawak dapat menghambat ekspresi COX-2, kinase teregulasi sinyal ekstraseluler terfosforilasi (ERK), dan matriks metaloproteinase-9 (MMP-9) pada tikus metastasis. Penilaian lebih lanjut dari senyawa temulawak terhadap proliferasi sel kanker dilakukan dalam kombinasi dengan kurkumin pada sel kanker payudara manusia. Penilaian itu juga membuktikan bahwa pengaplikasian xanthorrhizol maupun kurkumin dapat menghambat pertumbuhan sinergis pada sel kanker payudara melalui aktivasi apoptosis. Beberapa studi sebelumnya pun menunjukkan bahwa xanthorrhizol mampu mengaktifkan apoptosis melalui induksi jalur mitokondria pada kanker serviks dan kanker liver atau hati. Dalam kasus sel kanker serviks, xanthorrhizol meningkatkan produksi protein p53 dan Bax yang mungkin mengaktifkan kembali sensitivitas sel kanker serviks terhadap rangsangan apoptosis.

Beberapa studi sebelumnya pun menunjukkan bahwa xanthorrhizol mampu mengaktifkan apoptosis melalui induksi jalur mitokondria pada kanker serviks dan kanker liver atau hati. Dalam kasus sel kanker serviks, xanthorrhizol meningkatkan produksi protein p53 dan Bax yang mungkin mengaktifkan kembali sensitivitas sel kanker serviks terhadap rangsangan apoptosis. Namun, hasil ini berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Isti Handayani dalam jurnal Anticancer Research pada tahun 2007, di mana upregulasi p53 tidak memengaruhi ekspresi Bax, tetapi menurunkan tingkat Bcl-2 dalam sel kanker liver dan kanker payudara. Tetapi, dari semua temuan itu, temulawak kemungkinan besar memiliki aktivitas induksi apoptosis  yang mampu menghambat pergerakan sel-sel kanker, terutama sel kanker payudara. (Kompas/haerul)

4 Makanan Ini Bisa Ganggu Metabolisme
26 Agu 2022

4 Makanan Ini Bisa Ganggu Metabolisme

Anda pasti pernah mendegar tentang istilah metabolisme. Yah, tubuh kita melakukan metabolisme agar bisa berfungsi dan menghasilkan tenaga. Namun, apa itu...

4 Makanan Ini Bisa Ganggu Metabolisme
26 Agu 2022 IT Poltek

Anda pasti pernah mendegar tentang istilah metabolisme. Yah, tubuh kita melakukan metabolisme agar bisa berfungsi dan menghasilkan tenaga. Namun, apa itu metabolisme?

Metabolisme adalah segudang proses yang mengatur fungsi kimia dan metabolisme dari suhu tubuh hingga pergantian sel, pencernaan, sirkulasi darah, regulasi hormon, dan pernapasan.

Metabolisme juga merupakan cara utama untuk mengubah apa yang kita makan dan minum menjadi kalori dan bahan bakar energi untuk menopang kehidupan. Saat metabolisme tubuh melambat, maka seluruh sistem di tubuh akan tergangu. Banyak faktor yang mempengaruhi laju metabolisme, termasuk gangguan endokrin atau metabolisme, massa otot, usia, jenis kelamin, genetika, dan tingkat aktivitas fisik.

Makanan memperlambat metabolisme Seperti yang disebutkan sebelumya, ada banyak hal yang bisa mempengaruhu laju metabolisme tubuh. Namun, satu hal yang sangat berpengaruh pada metabolisme kita adalah pola makan.

Yah, ada beberapa jenis makanan yang bisa merusak metabolisme, berikut jenis makanan tersebut:

1. Daging tinggi lemak

Sering mengonsumsi daging tinggi lemak bisa meningkatkan kadar trigliserida tubuh dan meningkatkan kolestrol LDL yang dikenal dengan kolestrol jahat.Dua hal tersebut bisa meningkatkan risiko sindrom metabolik. Daripada mengonsumsi daging tinggi lemak, Anda bisa mengganti asupan protein Anda dengan susu rendah lemak, makanan laut, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

2. Permen

Selain merusak gigi, kandungan gula yang tinggi pada permen juga bisa menyebabkan sindrom metabolik. Konsumsi gula tambahan di atas 50 gram per hari akan semakin menginaktkan risiko Anda mengalami kardiometabolik. Sindrom kardiometabolik ditandai dengan sekelompok kelainan metabolik, seperti peningkatan glukosa darah puasa, obesitas perut, trigliserida, dan tekanan darah, serta penurunan kolesterol HDL. Hal ini bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.

3. Makanan yang diproses tinggi

Mengonsumsi makanan yang diproses tinggi akan meningkatkan resistensi insulin, yang tentunya juga meningkatkan risiko sindrom metabolik. Contoh makanan yang diproses tinggi antara lain keripik, kentang goreng, pai apel, pizza, dan sejenisnya.

4. Alkohol

Alkohol memberikan tekanan yang sangat besar pada hati untuk dimetabolisme, mendetoksifikasi, dan menghilangkan cairan ini dari tubuh. Selain itu, memengaruhi beberapa komponen proses metabolisme, alkhool juga meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, gangguan tidur, dan kanker tertentu. (Kompas/haerul)