Pelaksanaan BIMBINGAN UKTTK prodi farmasi
Hari ini 19 Agustus 2022 bertempat di Politeknik Kaltara tengah diadakan bimbingan persiapan menghadapi Ujian Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian [UKTTK], UKTTK...
Kumpulan artikel dan informasi terbaru Politeknik Kaltara yang disajikan lebih rapi, nyaman dibaca, dan mudah dijelajahi.
Hari ini 19 Agustus 2022 bertempat di Politeknik Kaltara tengah diadakan bimbingan persiapan menghadapi Ujian Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian [UKTTK], UKTTK...
Hari ini 19 Agustus 2022 bertempat di Politeknik Kaltara tengah diadakan bimbingan persiapan menghadapi Ujian Kompetensi Tenaga Teknis Kefarmasian [UKTTK], UKTTK merupakan ujian kompetensi yang merupakan instrumen yang diwajibkan pemerintah untuk menjamin lulusan pendidikan tinggi kesehatan yang kompeten dan terstandar secara nasional. (haerul)
Kusta adalah penyakit menular kuno yang berulang kali didengungkan dalam sejarah peradaban di masa lampau. Meskipun sudah jarang ditemukan di negara maju, penyakit...
Kusta adalah penyakit menular kuno yang berulang kali didengungkan dalam sejarah peradaban di masa lampau. Meskipun sudah jarang ditemukan di negara maju, penyakit kusta masih menjadi momok kesehatan di Indonesia. Menurut data Kementerian Kesehatan, sepanjang 2021 dilaporkan masih ada 7.146 penderita kusta baru, dengan 11 persen di antaranya penderita anak-anak.
Sedangkan temuan kasus kusta di Papua Barat, Papua, Maluku, Maluku Utara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo sampai awal 2022 masih cukup tinggi atau di atas 1 kasus per 10.000 penduduk. Indonesia kini masih menjadi penyumbang kasus kusta nomor tiga di dunia setelah India dan Brazil. Untuk mengenal lebih dekat penyakit ini, ketahui apa itu kusta, penyebab, dan ciri-ciri penyakit menular ini.
Apa itu kusta? Dilansir dari laman resmi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), kusta adalah penyakit menular yang dapat menyerang saraf, kulit, mata, atau saluran pernapasan atas. Bakteri Mycobacterium leprae penyebab kusta berkembang sangat lambat di dalam tumbuh penderita. Sehingga, setelah terpapar kuman kusta, seseorang bisa mengembangkan gejala penyakit sampai 20 tahun berselang. Penyakit ini apabila tidak diobati bisa menyebabkan kelumpuhan tangan dan kaki, munculnya luka bernanah yang sukar sembuh, sampai kerusakan jaringan yang menggerogoti bagian tubuh terdampak kusta. (Kompas/hadi)
Indonesia mencatat 4.039 kasus baru COVID-19, Kamis (18/8/2022). Total kasus COVID-19 terkonfirmasi di Indonesia kini ada 6.301.523Seiring itu, hari ini tercatat...
Indonesia mencatat 4.039 kasus baru COVID-19, Kamis (18/8/2022). Total kasus COVID-19 terkonfirmasi di Indonesia kini ada 6.301.523
Seiring itu, hari ini tercatat jumlah pasien sembuh sebanyak 5.250 dan 12 orang meninggal dunia akibat COVID-19.
Total kasus sembuh pasien COVID-19 hari ini tercatt 6.092.306 sementara meninggal 157.317 pasien
Kasus aktif COVID-19 terbanyak masih disumbang DKI Jakarta, totalnya nyaris 20 ribu pasien. Kenaikan ini menandakan kasus COVID-19 masih terpantau fluktuatif. Padahal, kasus COVID-19 sempat diprediksi melampaui puncaknya di akhir Juli 2022.
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) dr Maxi Rein Rondonuwu menyebut masuknya berbagai varian Omicron baru seperti BA.4, BA.5, BA.2.75 yang membuat gelombang COVID-19 kali ini bertahan lebih lama. Karenanya, masyarakat diminta untuk segera divaksinasi COVID-19 booster, penurunan antibodi pasca vaksinasi dilaporkan terjadi usai enam bulan lalu sejak disuntik. (dtk/khairul)
Banyak orang tidak menyadari bahwa manfaat minum air putih sangatlah banyak, seperti dapat memaksimalkan kinerja fisik hingga dapat menurunkan berat badan. Oleh...
Banyak orang tidak menyadari bahwa manfaat minum air putih sangatlah banyak, seperti dapat memaksimalkan kinerja fisik hingga dapat menurunkan berat badan. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi air putih secara rutin.
Umumnya, seseorang disarankan mengonsumsi air putih sebanyak 8 gelas per hari untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuhnya. Tubuh manusia sekitar 60 persennya terdiri dari air, yang ketika kebutuhannya tidak tercukupi akan berdampak pada masalah kesehatan.
Manfaat Minum Air Putih
Inilah beberapa manfaat minum air putih secara rutin, antara lain:
1. Memaksimalkan Kinerja Fisik
Seseorang akan mengalami penuruan kinerja fisik jika kebutuhan air harian tidak tercukupi. Maka dari itu, penting untuk selalu mengonsumsi air putih, terutama mereka yang mempunyai aktivitas berat dan padat.
Dehidrasi dapat memiliki efek yang nyata jika seseorang kehilangan sedikitnya 2 persen dari kadar air tubuhnya. Namun, tidak jarang atlet kehilangan sebanyak 6-10 persen dari berat air mereka melalui keringat.
Hal itu dapat menyebabkan perubahan kontrol suhu tubuh, penurunan motivasi, dan peningkatan kelelahan. Itu juga bisa membuat aktivitas terasa jauh lebih sulit, baik secara fisik maupun mental.
2. Memengaruhi Fungsi Otak
Fungsi otak seseorang sangat dipengaruhi oleh status hidrasi dari tubuh pemiliknya. Bahkan, studi menunjukkan bahwa dehidrasi ringan, seperti kehilangan 1-3 persen air dari berat badan dapat memengaruhi fungsi otak.
Dalam sebuah penelitian pada wanita muda, para peneliti menemukan bahwa kehilangan cairan setelah beraktivitas mengganggu mood dan konsentrasi. Hal tersebut membuktikan bahwa kebutuhan cairan sangat berpengaruh dalam peningkatan fungsi otak seseorang.
3. Meredakan Sakit Kepala
Penelitian telah menunjukkan bahwa sakit kepala adalah salah satu gejala dehidrasi yang paling umum. Terlebih lagi, beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum air putih dapat membantu meredakan sakit kepala pada mereka yang sering mengalaminya.
Sebuah penelitian pada 102 pria menemukan bahwa minum 1,5 liter air per hari menghasilkan peningkatan yang signifikan pada skala kualitas hidup spesifik migrain, yaitu sistem penilaian untuk gejala migrain. Hal tersebut menjadi tanda bahwa mengonsumsi air putih tidak hanya bisa meredakan sakit kepala, tetapi juga mencegahnya.
4. Meringankan Sembelit
Sembelit adalah masalah umum yang ditandai dengan jarangnya buang air besar dan kesulitan buang air besar. Meningkatkan asupan cairan sering direkomendasikan sebagai bagian dari pengobatan.
5. Mengobati Batu Ginjal
Batu ginjal adalah gumpalan kristal mineral yang terbentuk di ginjal seseorang dan terasa menyakitkan. Seseorang perlu membutuhkan pertolongan medis ketika mengalami batu ginjal.
Ada bukti yang mengatakan bahwa asupan air dapat membantu mencegah batu ginjal kambuh pada orang yang pernah mengalaminya. Asupan cairan yang tinggi akan melewati ginjal dan mengencerkan konsentrasi mineral, sehingga kecil kemungkinannya untuk mengkristal dan membentuk gumpalan.
6. Menurunkan Berat Badan
Mengonsumsi air yang cukup dapat membantu menurunkan berat badan. Ini karena air dapat meningkatkan rasa kenyang dan meningkatkan metabolisme seseorang.
Sebuah studi tahun 2013 pada 50 wanita muda dengan kelebihan berat badan menunjukkan bahwa mengonsumsi air sebelum makan bisa menjadi tips diet. Mereka mengalami penurunan berat badan dan lemak tubuh yang signifikan ketika mengonsumsi air sebanyak 500 mL tiga kali sehari sebelum makan selama 8 minggu.
Mengonsumsi air setengah jam sebelum makan adalah waktu yang cukup efektif. Hal itu bisa membuat seseorang merasa lebih kenyang sehingga ia makan lebih sedikit kalori. (dtk/khairul)
Pemerintah telah memutuskan untuk membatalkan aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Aturan...
Pemerintah telah memutuskan untuk membatalkan aturan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Aturan baru kini tertuang dalam instruksi Mendagri No 55 Tahun 2021 dan akan mulai berlaku pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.
Salah satu alasan pemerintah membatalkan PPKM level 3 adalah melihat tren penurunan kasus COVID-19 secara signifikan. Contohnya, kasus harian telah stabil di bawah 400 kasus dalam beberapa hari ke belakang, dan antibodi warga Indonesia disebut sudah tinggi.
Berikut aturan pemerintah yang akan berlaku selama periode Nataru sebagai pengganti PPKM level 3:
1. Aturan perjalanan
- Wajib 2 (dua) kali vaksin dan melakukan Rapid Test Anigen 1x24 jam untuk perjalanan jauh dengan alat transportasi umum
- Dilarang bepergian jauh untuk orang yang belum divaksin dan orang yang tidak bisa divaksin
2. Aturan tahun baru
- Perayaan Tahun Baru 2022 dianjurkan dilakukan masing-masing atau bersama keluarga (hindari kerumunan)
- Melarang pawai atau arak-arakan Tahun Baru, baik terbuka maupun terutup yang berisiko menimbulkan kerumunan
3. Aturan di tempat perbelanjaan atau mal
- Menggunakan aplikasi PeduiliLindungi saat masuk dan keluar
- Meniadakan event perayaan Nataru
- Memperpanjang jam operasional menjadi 09.00 - 22.00 waktu setempat untuk mencegah kerumunan
- Membatasi pengunjung maksimal 75 persen dari kapasitas total dan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat
4. Aturan di tempat wisata
- Menerapkan protokol kesehatan 5M
- Hanya mengizinkan pengunjung dengan kategori hijau di aplikasi PeduliLindungi
- Membatasi pengunjung maksimal 75 persen dari kapasitas total
- Melarang pesta perayaan dengan kerumunan di tempat terbuka atau tertutup
- Mengurangi penggunaan pengeras suara untuk mencegah kerumunan
- Membatasi kegiatan masyarakat seperti seni budaya yang berisiko menyebabkan kerumunan (dtk/ml)
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI akhirnya mengeluarkan izin penggunaan darurat (EUA) untuk vaksin Sinovac yang diberikan pada kelompok anak usia 6-11...
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI akhirnya mengeluarkan izin penggunaan darurat (EUA) untuk vaksin Sinovac yang diberikan pada kelompok anak usia 6-11 tahun. Vaksin Sinovac ini dinilai aman untuk diberikan pada kelompok usia tersebut.
"Jadi hasil uji klinis anak ini tentunya lebih kepada aspek keamanan dan aspek dari imunogenitasnya. Imunogenitasnya menunjukkan persentase yang cukup tinggi, 96 persen. Kalau efikasi, mengikuti yang ada yang selama ini kita dapatkan," kata Kepala BPOM Penny K Lukito dalam konferensi pers, Senin (1/11/2021).
Terkait aturan pemberian dan skriningnya, Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso, mengatakan akan segera mengeluarkan rekomendasi detail untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini. Menurutnya, hanya ada sedikit kontraindikasi vaksinasi Corona pada anak.
"Nanti kita akan mengeluarkan secara detail rekomendasi vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun," kata dr Piprim dalam siaran pers daring Senin (1/11/2021).
"Tapi pada prinsipnya, amat sedikit ada yang mengalami kontraindikasi. Jadi, sebagian besar anak saya harapkan bisa menerima vaksin ini," sambungnya.
Namun, dr Piprim juga mengungkapkan beberapa kondisi anak yang tidak bisa menerima vaksinasi COVID-19 ini.
"Pada kondisi-kondisi tertentu seperti yang immunocompromised, atau anak-anak yang sedang sakit berat, sedang menderita keganasan, sesak, gagal jantung, tentu tidak bisa (divaksinasi)," pungkasnya. ( detik)